
Halo, semuanya! Apa kabar? Semoga sedang dalam keadaan sehat walafiat ya, amin!
Mumpung sudah masuk bulan Oktober dan otomatis vibes nya mulai suasana Halloween, jadi di artikel hari ini aku mau cerita soal bagaimana orang Amerika merayakan Halloween dan sebenarnya apa sih Halloween itu. Sebelum mulai bercerita, aku mau sampaikan disclamer dulu ya. Tulisan ini aku buat semata-mata hanya untuk sharing bagaimana pengalamanku ketika tinggal di Amerika Serikat tanpa mengurangi rasa hormatku kepada semua pihak yang terlibat dan membaca ya! Kalau ada kesalahan harap dimaklumi 😊
Jadi, kalau menurut Wikipedia, Halloween itu adalah suatu perayaan yang didedikasikan untuk mengenang orang yang telah meninggal dunia, termasuk para kudus atau santo/santa (saints, hallows), martir, dan semua arwah umat beriman yang sering dirayakan oleh kalangan kekristenan barat. Walaupun Amerika Serikat bukanlah negara asal Halloween, namun Amerika Serikat menjadi negara dimana perayaan Halloween menjadi yang paling populer dirayakan dibandingkan dengan negara lainnya. Halloween itu sendiri berlangsung selama satu bulan penuh pada bulan Oktober setiap tahunnya. Akan tetapi, malam Halloween-lah yang menjadi waktu yang paling tepat untuk perayaan Halloween tersebut dan biasanya diadakan setiap tanggal 31 Oktober sebelum berpindah hari ke bulan berikutnya.
Berbeda sekali dengan Indonesia, Halloween ini sama sekali tidak dirayakan di sini, mengingat Halloween ini merupakan suatu kepercayaan yang “unik” dan sama sekali tidak sesuai dengan sifat maupun nilai umat beragama dari agama apapun yang ada di Indonesia. Perlu digaris bawahi bahwa di Amerika juga sebenarnya tidak semua orang percaya dan ikut merayakan Halloween ini, contohnya host family-ku sendiri. Keluarga angkat yang aku miliki selama tinggal di Amerika merupakan keluarga kristen khatolik yang taat beribadah dan sangat agamais sehingga mereka tidak percaya sama sekali terhadap peringatan Halloween.

Selama menjalankan CCI Program di Amerika, aku mendapatkan kesempatan untuk merasakan bagaimana orang Amerika merayakan Halloween ini. Hampir semua hal yang ada di Amerika akan didesain menggunakan ornamen-ornamen Halloween. Pusat-pusat perbelanjaan seperti Walmart dan Dollar Tree akan mulai menyetok produk-produk Halloween bahkan jauh-jauh hari sebelum bulan Oktober. Tak hanya itu, aplikasi toko online seperti Amazon juga akan memakai tema-tema Halloween di dalam aplikasinya. Selain itu, tempat-tempat wisata seperti Universal Studio juga akan membuka wahana-wahana baru dan mendesainnya sedemikian rupa agar sesuai dengan tema Halloween.
Tidak hanya sampai di situ saja, sekolah dan kampus yang ada di sana juga ternyata punya tradisi sendiri dalam merakayan Halloween ini, contohnya di kampusku sendiri. Valencia College memiliki suatu program pelatihan Bahasa Inggris yang ditujukan untuk mahasiswa-mahasiswa internasional yang disebut dengan IEP atau Intensive English Program. Di program tersebut, mahasiswa tidak hanya diajarkan Bahasa Inggris saja, akan tetapi juga akan diajak untuk sepenuhnya merasakan budaya Amerika sehingga akan lebih familiar dengan cara hidup orang-orang di sana.

Mahasiswa-mahasiswa dari program IEP tersebut akan diajak untuk ikut serta dalam menyiapkan segala kebutuhan bagi perayaan Halloween di kampus yang dijadikan sebagai salah satu tugas mereka di kelas. Mereka harus menyiapkan alat-alat dekorasi, makanan, surat undangan, sampai dengan penyewaan gedungnya. Nah, biasanya mereka juga akan membuka kesempatan volunteer untuk membantu persiapan perayaan Halloween tersebut. Kesempatan inilah yang biasanya diambil oleh para partisipan CCI Program untuk menjadi volunteer di sana sehingga bisa menambah koleksi jam volunteer mereka. Sayangnya, waktu itu aku tidak bisa ikut jadi volunteer disebabkan bentrok dengan jadwal kelas.

Walaupun tidak bisa jadi volunteer, aku juga tetap berusaha datang ke hari perayaan Halloween di kampus tersebut di sela-sela waktu kuliahku. Kegiatan-kegiatan di kampus itu biasanya selalu seru dan menyenangkan, jadi aku selalu berusaha agar tidak melewatkannya. Lumayan juga banyak makanan dan souvenir gratis kalau ada acara di kampus, hehehe.

Selain itu, Eric juga mengundang semua partisipan CCI Program di Valencia College untuk datang ke rumahnya merayakan malam Halloween. Eric merupakan salah satu keluarga angkat kami di Orlando yang tinggal tidak jauh dari apartemenku. Aku sendiri tidak melakukan persiapan apa-apa karena aku memang hanya ingin tau seperti apa perayaan tersebut. Berbeda dengan teman-temanku di apartemen, mereka ada yang pakai make-up, pakai baju tema horor, termasuk beli pernak pernik Halloween untuk datang ke pesta perayaan di rumah Eric.

Seperti biasanya, kami pasti membawa makanan kecil dari rumah masing-masing sebagaimana orang Amerika terbiasa melakukannya. Makanan yang dibawa dari setiap orang akan dikumpulkan di satu meja agar bisa dimakan bersama-sama dengan yang lain selama perayaan. Eric ini merupakan seorang vegetarian sehingga biasanya orang-orang yang datang akan membawakan hidangan sehat tanpa daging dan produk hewani. Kami juga menyiapkan pernak-pernik Halloween dari rumah seperti patung Halloween yang terbuat dari labu.

Perayaan Halloween berlangsung dari sekitar pukul 7 sore sampai tengah malam (jam 7 itu di sana masih sore ya gais wkwkwk). Tapi, kita juga boleh pulang lebih awal jika memang tidak ingin tinggal sampai acara selesai. Kegiatan yang kami lakukan selama perayaan malam Halloween di rumah Eric adalah makan bersama, foto-foto, ngobrol santai, dan bahas kostum-kostum yang dipakai oleh setiap orang. Tak lupa, Eric juga sudah membuat dekorasi yang sangat unik dan meriah bertemakan Halloween di rumahnya.

Nah, jadi kurang lebih begitulah perayaan Halloween yang aku alami ketika aku sekolah di Amerika Serikat. Bagiku pengalaman tersebut merupakan pengalaman yang cukup unik dan bisa menambah wawasan serta kenangan baru. Bagaimana menurut kalian?
Untuk teman-teman yang ada di Indonesia, perayaan ini bukan termasuk suatu budaya yang ada di negara kita. Selain itu, budaya ini terbilang cukup melenceng dari apa yang telah diajarkan oleh agama dan keyakinan kita masing-masing di Indonesia (maaf kalau ada salah perkataan). Jadi, alangkah baiknya agar kita tidak meniru budaya tersebut dan lebih baik selalu melestarikan budaya yang ada di negara kita sendiri ya! Tulisan ini semata hanya dibuat untuk media hiburan dan berbagi informasi saja karena tidak ada salahnya untuk menjadi lebih tau kan? ☺️
Enaknya tulis cerita apalagi ya di artikel selanjutnya? Tolong kasih ide dan komentar di bawah ya!
Thank you for being patient reader.
Sampai ketemu di postingan berikutnya!




Leave a comment