Foto setelah kasih kejutan ulang tahun ke koordinator kita

Hi, sobat online-ku semuanya! Sudah lama banget rasanya aku gak nulis dan cerita lagi di blog aku ini. Postingan terakhir itu kalau gak salah sekitar pertengahan September 2019, berhubung banyak sekali kegiatan yang harus aku lakukan di sini, mulai dari sekolah, kerja, volunteer, termasuk main (wkwkwk). Dan gak kerasa, sekarang sudah masuk di awal tahun 2020. Happy New Year y’all! Wishing you a cheerful and joyful New Year with good luck, good health, and peace. Amin… Di postingan kali ini aku mau ngerekap apa aja kegiatan yang aku lakukan selama di Amerika mulai dari bulan Agustus sampai Desember akhir tahun 2019 ini. Soalnya, sayang banget kalau gak aku ceritain. Siapa tau bisa jadi referensi dan menggugah motivasi teman-teman semuanya untuk mengejar cita-cita yekan. Seingatku, aku baru sempat nulis empat postingan aja selama aku tinggal di Amerika (hahaha), shame on me. Well, tanpa berlama-lama, mari kita mulai yuk!

Awal-Awal Tinggal di Amerika

Setibanya di Orlando, Amerika, pada Jumat dini hari waktu itu, sekitar pukul 3 pagi, tanggal 18 Juli 2019, aku dan semua partisipan langsung harus datang ke kampus jam 9 pagi untuk menghadiri orientasi. Jadi waktu itu aku cuman istirahat sebentar aja. Bener-bener gak dikasih libur atau istirahat yang cukup (wkwkwk). Orientasi ini bukan orientasi resmi dari kampus, melainkan orientasi yang diberikan khusus untuk penerima beasiswa program CCI ini. Orientasi dilaksanakan selama satu minggu full dari hari Jumat sampai ketemu Jumat lagi di pekan depannya. Tujuan orientasi ini adalah untuk penyesuaian hidup di Amerika, pembukaan akun bank, pengenalan lingkungan sekitar, dan masih banyak yang lainnya. Kalau belum baca gimana perjalanan pertamaku ke Amerika, yuk cek di sini!

Hari pertama orientasi sekaligus pembukaan akun bank oleh Regions Bank Orlando

Terus, sebulan setelahnya di program CCI ini, kita semua diikuti dalam program bahasa Inggris intensif selama satu bulan non-stop. Alasannya ada dua: yang pertama, karena tahun akademik untuk Fall semester di Valencia College baru di mulai pada tanggal 26 Agustus 2019, jadi ada gap sekitar satu bulan yang diisi dengan program bahasa Inggris ini, namanya Intensive English Program atau IEP di Building 10, Valencia College. Alasan yang kedua, setiap international student yang baru mau mulai masa studinya di Valencia College ini (atau mungkin di seluruh nation), harus mengikuti serangkaian tes bahasa Inggris yang biasa disebut LOEP (Level of English Language Profeciency) atau populer juga dengan istilah ESL (English as a Second Language). Bentuk tesnya bukan seperti TOEFL atau IELTS melainkan kita disuruh untuk bikin essay minimum lima paragraf mengenai suatu topik yang diminta. Nanti setelah tes dan tau hasilnya, baru deh kita bisa milih kelas dan mata kuliah sesuai dengan yang kita inginkan. Tapi, kalau hasilnya belum memuaskan, maka kita harus ambil kelas bahasa inggris tambahan selama satu atau dua semester penuh.

Dari kiri ke kanan: Neeraj (India), Randy (South Africa), Jennifer dan Seraphim (Ghana) lagi pada nungguin jam kelas

Apa itu Social Host?

Jadi, di program ini juga ada namanya social host atau host family. Setiap CCI participant di Valencia College akan mendapatkan satu social host atau keluarga angkat. Tujuannya biar kita bisa merasakan bagaimana kehidupan dan budaya keluarga native American dan mendapatkan full experience for living in the United State. Menarik bukan?

Foto bersama sebagian social host

Terus waktu perayaan Halloween, yang pengalamannya aku ceritain di sini, di Amerika ini semuanya pada merayakan, di jalanan, di suermarket, bahkan di halaman rumah warga. Kita waktu itu di undang sama Eric, social host salah satu temenku yag super duper baik banget, untuk datang ke rumahnya pakai kostum Halloween. Btw, Eric itu orangnya yang persis di tengah di antara perempuan yang pakai bandana kelinci dan laki-laki tinggi besar yang pakai kostum wara merah di foto berikut ini.

Kumpul bareng social host di malam Halloween

Kebetulan, aku sendiri kebagian social host yang bekerja di Valencia College, namanya Mr. Ricardo. Beliau adalah seorang profesor di Building 9 (bagian engineering) dan mengajar kelas Teknik Elektronika dan 3D Printing. Beliau ini asalnya dari Venezuela dan udah lama banget pindah dan menetap di Orlando. Dulu beliau sekolah di Pennsylvania kalau gak salah, lupa soalnya hahaha 😀

Foto waktu Thanksgiving

Social host-ku juga baik banget, apalagi istrinya. Mereka tinggal sama orang tuanya juga dan kalau ngobrol sama mereka pasti lama banget karena emang asyik diajak diskusi. Selain itu, anak-anaknya juga pada welcome banget. Kita sering main bareng terus aku sering diajak mainan di rumahnnya, kaya monopoli dan semacamnya.

Foto keluarga sehabis makan Thanksgiving

Volunteer Hours yang Tiada Berujung

Yes! Volunteer program memang jadi salah satu goal di CCI program ini. Untuk Valencia College sendiri, kita diminta untuk melakukan volunteer hours paling sedikit 100 jam dalam waktu satu tahun. Sebagai pengenalan awal, Brad ngajak kita semua untuk pergi volunteer bareng-bareng pas pertama kali ke Clean the World Orlando. Buatku sih, volunteer ini gak terlalu bikin pusing karena nyari kesempatan buat volunteer di Orlando ini bisa dibilang sangat mudah sekali. Bagian yang bikin melelahkannya adalah kita dituntut untuk sekolah, magang, sekaligus ngerjain volunteer dalam satu waktu yang bersamaan. Bagus banget buat latihan manajemen waktu, hihihi.

Volunteer jadi pemimpin dan petugas upacara 17 Agustus di Orlando

Bisa dibilang yang namanya volunteer ini, kita bisa cari organisasi yang sesuai dengan passion kita. Misalnya kaya anak-anak agrikultur, karena mereka suka berurusan dengan food production and control, makanya Second Harvest Florida ini jadi tempat langganan mereka buat volunteer.

Volunteer di Second Harvest bareng mahasiswa dari UCF (University of Central Florida)

Kita juga lumayan sering volunteer di Habitat for Humanity, yang mana fokusnya adalah bangun rumah buat masyarakat yang kurang mampu di wilayah Orlando, alias homeless people. Nah bagi mereka yang termasuk homeless people ini, mereka bisa dapat rumah gratis kalau mereka sudah mengabdi di tempat itu untuk bangun rumah-rumah sekitar 300 jam volunteer kalau gak salah. Keren kan?

Lagi jam istirahat volunteer

Selain itu, yang keren dari Amerika adalah mereka di sini punya suatu lembaga yang bertujuan untuk ngebantu kehidupan homeless people di sini. Mereka kasih makan dua kali setiap hari dan semua bahan-bahan makanan tersebut disalurkan lewat organisasi yang tersebar luas di berbagai daerah. Kadang aku sendiri gak ngerti kok bisa ya mereka kasih bantuan hampir setiap hari kaya gitu, apa uangnya gak abis? Terus uangnya dari mana, dari pemerintah? Masih suka bingung sampai sekarang hahaha.

Siapin dinner buat homeless people di Coalition

Orang Amerika juga sangat peduli terhadap kebersihan di lingkungan tempat mereka tinggal. Maka dari itu, banyak sekali kegiatan volunteer yang mengusung tema bersih-bersih lingkungan alias clean up.

Lagi di-briefing sebelum mulai kegiatan clean up

Yang keren dari pengalaman jadi volunteer di kegiatan clean up ini (waktu itu nama kegiatannya Keep Winter Park Clean) adalah pas kita lagi mungutin sampah di trotoar pinggir jalan, banyak sekali orang yang teriak “Thank You!” dari dalam mobil buat para volunteer. Keren banget sumpah!

Clean up volunteer bareng muslim community di Orlando

Well, ada banyak banget kegiatan volunteer selama Fall semester ini yang gak bakalan abis kalau diceritain semua. Jadi singkatnya kira-kira segitu aja buat kegiatan volunteer ini. Walaupun baru beberapa bulan tinggal di Amerika dan menjalankan Fall semester, aku sendiri sudah menyelesaikan volunteer hours sebanyak 200 jam which is sudah melebihi batas yang dipersyaratkan, alhamdulillah ya Allah…

Kelas Tambahan Setiap Hari Jumat

Karena kita datang ke Amerika melalui program beasiswa, maka kita harus mengikuti program kelas setiap hari Jumat setiap pekan yang namanya CSI Class (Culture, Society, and Institution). Selama mengikuti kegiatan di kelas ini, kita akan belajar mengenai sejarah Amerika Serikat dari jaman dahulu kala, budaya, kebiasaan, cara berpikir, lembaga pemerintahan, pokoknya segala sesuatu tentang Amerika akan dipelajari di kelas ini. Mulai dari civil war, rasist culture, lembaga pengadilan, dan lain-lain. Sejujurnya, pada awalnnya aku suka gak paham soalnya aku sendiri mana pernah belajar tentang sejarah Amerika kan, palingan belajar sejarah Indonesia atau sekitaran negara Asia aja kan (hahaha). Tolong jangan ditiru…

Tidak lupa foto setiap selesai kelas

Yang asyik dari CSI Class ini adalah metode belajarnya yang tidak melulu di kelas dan duduk manis mendengarkan materi. Akan tetapi, kita juga diajak keliling Orlando untuk belajar tentang budaya, seni, dan masih banyak yang lainnya seperti berkunjung ke museum dan melakukan outdoor activity seperti mengunjungi pusat pelestarian lingkungan yang ada di Orlando. Lumayan kan bisa dapat trip gratis, hehehe…

Trip ke The Charles Hosmer Morse Museum of American Art

Biasanya akan ada yang jelasin dari pihak museum karena sudah dikontak oleh koordinator kita. Jadi bisa keliling museum sambil dengerin sejarah dan cerita di balik karya-karyanya. Walaupun kadang suka gak ngerti yang jelasin ngomong apa soalnya bahasa Inggrisnya cepet banget ngomongnya hahaha…

CSI Class di Orlando Museum of Art

Yang tidak kalah kerennya, aku bisa merasakan nonton pertandingan basket NBA secara langsung di stadium basketnya. Sungguh pengalaman yang jarang sekali bisa didapatkan. Thanks to CCI Program!

Nonton pertandingan basket NBA

Dan kelas CSI yang paling keren menurutku adalah bisa jalan-jalan sambil belajar di Orlando Disney Magic Kingdom. Ketika tiba di Disney, kita ketemu sama tour guide yang bawa kita ke spot-spot yang bersejarah dan kita diajak keliling selama dua jam pertama. Kemudian, kita juga dapat group discussion mengenai sejarah Amerika dan Walt Disney. Setelah program kelas dua jam tersebut berakhir, barulah kita bisa menikmati Disneyland sepuasnya sampai malam.

Mimpi masa kecilku yang berubah jadi kenyataan

Cuman Bergaul Sama Partisipan CCI Program yang Itu-Itu Aja?

Eitsss! Siapa bilang. Walaupun seringnya jalan sama anak-anak dari program CCI, aku dan kita semuanya juga tidak lupa untuk membangun koneksi dengan teman-teman lain di Orlando dan Valencia College. Hal ini menjadi penting karena koneksi bisa membantu kita dalam hal karir atau ketika kita butuh bantuan, dan akan berguna di masa yang akan datang. Untungnya, di Valencia College ini ada satu klub atau organisasi mahasiswa yang kece badai, namanya VISA alias Valencia Intercultural Student Association yang selalu mengadakan program-program keren. Biar gak kalah keren, makanya aku join jadi club member VISA club ini.

First general meeting with VISA member

Jujur, tidak pernah kebayang punya banyak teman yang sudah seperti keluarga dari berbagai negara di dunia ini. Bisa saling sharing ilmu, sharing pengalaman, cerita tentang budaya dan interest, dan lain-lain. Bener-bener masih gak nyangka!

Lagi main game Hooyah dari Brazil

Kita juga dikasih kesempatan untuk memperkenalkan negara kita masing-masing lewat presentasi yang dihadiri beberapa mahasiswa di Valencia College. Waktu itu aku presentasi sama Uly, temenku yang dari Wakatobi. Kita presentasi mengenai hal-hal yang menarik dari Indonesia, seperti mata uang, kopi luwak, bunga bangkai, jumlah pulau, dan lain sebagainya.

Lagi jelasin tentang nilai tukar rupiah

Di penghujung masa kuliah di Fall semester ini, ada satu kegiatan keren namanya International Education Week. Kegiatan ini diinisiasi oleh U.S. Department of State dan diperingati setiap tahun. Karena Amerika adalah negara imigran, jadi otomatis ada banyak sekali orang yang datang untuk sekolah atau pun bekerja dari seluruh belahan dunia. Sehingga, International Education Week ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pribumi Amerika agar mengenal budaya dari seluruh negara di dunia dan memberikan pengalaman baru bagi setiap mahasiswa asli Amerika.

Lagi jelasin tentang Indonesia

Di Amerika khususnya Orlando ini, masih banyak sekali orang yang belum familiar tentang Indonesia. Maka dari itu tugas kita sebagai anak bangsa dan generasi penerus adalah tetap melestarikan budaya Indonesia dan cintai produk dalam negeri. Keep spreading Indonesian culture and spirit!

Gak Kangen Indonesia?

Alhamdulillah, salah satu obat kangenku terhadap Indonesia adalah makan makanan Indonesia, dan aku bisa dapatkan itu setiap hari Minggu di rumah tante Rina dan om Vecky :). Mereka adalah suami istri yang sudah tinggal lebih kurang 9 tahun di Amerika dan mereka itu baik banget, sudah seperti orang tua sendiri. Sebelum tinggal di Orlando, mereka pernah tinggal di Philadelphia, New Jersey, dan New York selama beberapa tahun.

Obat rindu tanah air

Terus Kalau Soal Urusan Ibadah Gimana?

Alhamdulillah, masih dikasih kemudahan sama Allah. Berhubung aku ini muslim, jadi setiap hari Jumat harus pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat. Di sekitar Orlando ini, ada beberapa masjid yang bisa aku temukan. Sejauh ini, sepertinya ada sekitar 5 masjid yang pernah aku kunjungi. Tapi yang paling dekat dari apartment adalah Masjid Al-Raheem. Yang bikin aku bersyukur lagi adalah pengurus masjid ini orang Indonesia.

Nunggu masjidnya buka pas shalat Idul Adha

Alhamdulillah juga bisa ikut shalat ied waktu Idul Adha di Orlando. Tapi suasananya beda sekali dengan di Indonesia. Setelah shalat dan halal-bihalal, orang-orang langsung pada bubar. Terus, aku juga dapat pengalaman baru mengenai waktu shalat Jumat di sini karena kita bisa pilih mau ikut kloter pertama atau kedua. Shalat Jumat kloter pertama dimulai pukul 1 siang, yang kloter kedua dimulai pukul 2 siang. Aku sendiri tidak mengerti kenapa bisa ada dua waktu shalat Jumat seperti itu. Ketika aku tanya pengurus masjid, katanya karena keterbatasan tempat ibadah.

Partner shalat Jumat-ku

Kegiatannya Banyak, Gak Bisa Explore Amerika Dong?

Siapa bilang! Kalau urusan main mah buatku yang nomor satu hahaha! Ada pepatah mengatakan: “Work Hard, Play Harder” 😀 Jadi yang namanya main mah hukumnya wajib bin kudu. Pertama-tama datang di Orlando, aku sama teman-teman se-apartment nyoba datang ke Universal Studio yang hanya 20 menit saja naik bus dari apartment.

Dokumentasi pribadi

Kemudian aku sama Fathi, teman dari Egypt, pernah nonton pertandingan bola di Downtown Orlando yang jaraknya tidak terlalu jauh dari apartment. Waktu itu nonton gratis karena dibayarin sama teman dan tidak perlu naik bus karena dijemput pakai mobil, hehehe. Kalau pergi sendiri dan beli tiket sendiri, kira-kira harga satu tiketnya sekitar $25.

Aku sama Fathi setelah pertandingan usai

Di Orlando ini banyak sekali themepark, jadi tidak afdhol rasanya kalau tidak mengunjungi themepark-nya. Waktu aku free dan lagi tidak banyak kegiatan, aku ajak Uly dan Paula (teman dari Colombia) untuk pergi ke Fun Spot America bersama.

Fun Spot America Orlando

Bukan ke Orlando atau Florida namanya kalau tidak main ke pantai. Waktu itu diajak keluarganya tante Rina untuk main ke Pantai Melbourne di Orlando sekalian ngerayain ulang tahun temannya.

Salah satu pantai yang dekat dengan apartment

Siapa sih yang tidak kenal Miami Beach? Belum jadi Floridian kalau belum ke Miami Beach, hahaha! So, waktu itu aku bikin rencana liburan singkat ke Miami Beach bareng Uly dan Paula.

Main air di Miami Beach

Karena tulisannya sudah lumayan panjang, jadi cerita mengenai summary kegiatanku di Amerika selama tahun 2019 sampai di sini dulu ya! Sebenarnya masih banyak cerita di penghujung tahun 2019 yang bisa diceritain. Kalau teman-teman ada waktu, silakan cek cerita liburan musim dinginku di akhir tahun ya! Postingan ini adalah postingan pertamaku di 2020 yang mana resolusiku di tahun baru ini adalah bisa lebih giat dalam menulis dan berkarya. Doakan ya teman-teman semuanya. Semoga teman-teman semua juga sukses dalam menggapai cita-cita dan targetnya di tahun 2020 ini. Happy New Year!

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tahun 2020 ini.
Thank you for being patient reader.
Sampai ketemu di postingan berikutnya!

2 responses to “Recap Kegiatan di Amerika Sepanjang Tahun 2019”

  1. Keren kak! Doakan aku bisa nyusul jadi salah satu grantee-nya CCIP hahaha. Aku selalu penasaran kalo International Education Week dan acara sejenis itu kalian prepare atribut dan merchandise Indo nya memang bawa dari rumah ya? Seems a lot of fun, sukses terus! 🙆‍♀️

    Like

    1. Daris Fajar Ramadhan Avatar
      Daris Fajar Ramadhan

      Amin. Semoga kamu cepat nyusul jadi grantee selanjutnya ya! Untuk atribut/marchandise Indonesia nya memang kita sudah persiapkan ketika di Indonesia sebelum berangkat. Jadi gak perlu susah-susah cari di US karena memang jarang ada.

      Like

Leave a comment

Trending

Design a site like this with WordPress.com
Get started