Pemandangan di Downtown Orlando

Alhamdulillah akhirnya bisa sharing lagi seputar kegiatan saya selama tinggal di Orlando, Florida. Kali ini saya dapat kesempatan untuk keliling area Downtown atau pusat kota. Kegiatan ini adalah bagian dari pengenalan lingkungan dan kehidupan di Amerika yang ada di dalam program Community College Initiative selama masa orientasi.

Sebelum cerita lebih jauh tentang pengalaman berkeliling wilayah Downtown Orlando, saya mau memperkenalkan sedikit informasi mengenai Orlando itu sendiri. Jadi, kota Orlando atau City of Orlando ini adalah salah satu kota yang terletak di wilayah Orange County di bagian pusat atau Central Florida. City of Orlando sendiri punya julukan atau nickname, yaitu The City Beautiful, karena nama ini merupakan peringatan atas nama Linton E. Allen Memorial Fountain. Ngomong-ngomong soal fountain atau air mancur, inilah yang jadi icon kota Orlando. Karena namanya aslinya susah diingat, sehingga orang-orang di sini sering menyebutnya sebagai Lake Eola Fountain.

Letak air mancur yang ada di tengah Lake Eola

Sebelum mengunjungi di Lake Eola, tentu saja seperti biasa saya dan teman-teman yang lainnya harus menaiki bis dari area apartemen menuju ke terminal bis sentral yang ada di Downtown. Sementara itu, koordinator kami, Mr. Brad, langsung menuju Lake Eola menggunakan mobil pribadi dari kediamannya. Perjalanan dengan menggunakan bis dari apartement ke terminal bis sentral memakan waktu sekitar 45 menit. Ada dua pilihan rute bis untuk menuju Downtown, bisa menggunakan bis LYNX 21 dari apartemen atau bis LYNX 37 dari kampus Valencia College. Karena bis LYNX 21 lebih dekat dari apartemen, jadilah kami menggunakan bis LYNX 21.

Selagi menunggu bis datang

Setelah sampai di terminal bis sentral di Downtown, kami harus berjalan lagi menuju Lake Eola sekitar 15 menit. Pemandangan area Downtown sangat berbeda dengan wilayah apartemen dan kampus kami. Banyak gedung-gedung tinggi, banyak toko-toko sepanjang jalan, dan banyak spot foto yang instagramable tentunya. Tapi walaupun Downtown ini merupakan pusat kota, keberadaan orang-orang tidak begitu banyak dan masive seperti di kota besar layaknya Jakarta. Selama berjalan kaki, saya jarang sekali lihat orang yang lalu lalang di jalanan.

Salah satu perempatan jalanan di Downtown

Setibanya di depan area Lake Eola, kami disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah. Tepat di depan Lake Eola, terdapat satu panggung kecil teater beserta bangku-bangku untuk para pengunjung. Nama teaternya adalah Walt Disney Amphiteather yang memiliki corak warna-warni pada dindingnya dan sangat mempesona. Karena pada saat itu koordinator kami belum tiba, jadi kami bisa berkeliling dulu sebentar sambil berfoto ria.

Walt Disney Amphiteather

Nama area Lake Eola ini sendiri adalah Lake Eola Park yang punya danau kecil bernama Eola sebagai “main feature“-nya. Pada dasarnya, Lake Eola ini terbentuk karena adanya peristiwa sinkhole pada tahun 1883 silam. Lake Eola memiliki kedalaman rata-rata 7,21 meter dan memiliki luas area sekitar 9,3 hektar. Danau ini memiliki area jalan setapak atau sidewalk sepanjang 0,9 miles yang bisa digunakan oleh pengunjung. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seperti menyewa perahu bebek, melihat konser atau pertunjukan, berburu foto, dan melihat taman-taman bunga. Area di sekeliling Lake Eola Park ini juga dilengkapi dengan speaker, sehingga pengunjung bisa menikmati musik di seluruh area taman ini.

Monumen pembangunan area Lake Eola Park

Di area ini juga banyak sekali binatang-binatang yang berkeliaran, seperti ikan, bebek, angsa, dan kura-kura. Terlebih, banyak sekali pengunjung yang membawa anjing peliharannya untuk berkelilling di area ini. Pemandangan ini sangat enak di pandang mata, semua makhluk hidup berkumpul dan berinteraksi dalam harmoni.

Angsa-angsa yang lucu-lucu

Setelah berkeliling setengah perjalanan, kami berkunjung ke Farmer Market. Jadi, Farmer Market ini adalah pasar lokal yang dibuka setiap hari Sabtu yang terletak di area Lake Eola Park. Di pasar ini ada banyak sekali stand-stand yang berjualan, seperti makanan, jasa pembuatan tattoo, sampai hasil-hasil perkebunan seperti sayur-mayur dan lauk-pauk.

Stand-stand di Famer Market

Setelah berkeliling selama sekitar dua jam di Lake Eola Park, kami berhenti sejenak untuk beristirahat dan makan siang di area Farmer Market ini. Saat itu, koordinator kami membelikan kami makanan yang “katanya” khas di Amerika. Nama makanan tersebut adalah Funnel Cake. Makanan ini terbuat dari tepung terigu dan sayur-mayur yang dihaluskan dan diolah menjadi adonan sebelum di deep-fry. Setelah matang, kemudian kue tersebut dibubuhi gula putih halus di atasnya. Lebih mudahnya bagi kita yang orang Indonesia, makanan ini mirip sekali dengan donat yang suka dicocol pakai gula halus.

Penampakan Funnel Cake yang ternyata enak juga

Setelah kenyang makan Funnel Cake dan jajan-jajan ceria di sekitar Farmer Market, akhirnya kami melanjutkan perjalanan kami lagi untuk mengelilingi Lake Eola Park. Kegiatan kami mengelilingi Lake Eola Park ini berakhir pada pukul 2 siang. Setelah kami puas berkeliling, di akhir kegiatan sebelum pulang kembali ke apartemen, kami tidak lupa untuk berfoto ria di bagian depan Lake Eola.

Selfie dan we-fie itu hukumnya wajib

Begitulah cerita singkat perjalanan saya dan teman-teman inter-negara di area Lake Eola Park, Orlando, Florida. Semoga bisa memberikan manfaat dan pengetahuan buat teman-teman semuanya. Terus ikutin perjalanan saya selama di Amerika di blog ini, ya! Jangan lupa juga untuk subscribe dan tonton video-video di YouTube channel saya di sini.

Tetap jaga lingkungan dan jangan pernah buang sampah sembarangan!
Thank you for being patient reader.
Sampai ketemu di postingan berikutnya!

One response to “Keliling Downtown Orlando, The City Beautiful”

  1. […] yang tidak melulu di kelas dan duduk manis mendengarkan materi. Akan tetapi, kita juga diajak keliling Orlando untuk belajar tentang budaya, seni, dan masih banyak yang lainnya seperti berkunjung ke museum dan […]

    Like

Leave a comment

Trending

Design a site like this with WordPress.com
Get started