
Yup, volunteer event akhirnya datang juga. Setelah dua minggu masa orientasi yang cukup melelahkan dan memusingkan, kami semua menghadiri kegiatan suka rela atau volunteer di Clean the World Foundation. Organisasi ini dikelola dengan tujuan untuk menyebarkan kebaikan ke seluruh dunia dengan mendistribusikan sabun dan atau alat kebersihan lainnya. Barang-barang ini, terutama sabun dan sampo, didapatkan secara gratis dari sekitar 700 hotel yang sudah bekerja sama yang ada di Florida. Jadi, semua bekas sabun dan sampo yang orang lain gunakan di hotel-hotel ini dikumpulkan dan diproses ulang untuk membuat produk sabun dan sampo higienis baru yang nantinya akan dibagikan ke negara-negara di seluruh dunia dengan kategori sanitasi buruk. Keren kan!
Volunteer hour dimulai pada pukul 10:00 pagi dan setiap volunteer yang ingin mengikuti kegiatan ini diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu secara online melalui website Clean the World. Seluruh peserta CCI Program dari Valencia College termasuk Mr. Brad Jones hadir dalam kegiatan ini sebagai pengenalan awal terhadap sistem volunteer di USA. Peserta yang datang pun cukup banyak dan dari berbagai wilayah serta komunitas. Ada juga yang masih sekolah di tingkat high school sampai yang sudah berumur.

Karena kami tiba cukup awal, sekitar 09:10 pagi waktu Orlando, maka kami punya kesempatan untuk berkeliling di dalam Museum Sabun yang ada di sana. Tempatnya tepat setelah pintu masuk dari front desk office. Di museum ini, kami bisa melihat jenis-jenis sabun serta sejarah sabun yang sudah ada sejak ratusan tahun silam di Amerika. Di dinding terpampang jelas timeline dan sejarah-sejarah perusahaan sabun yang sudah merintis bisnis di masa lampau dengan jatuh bangun perjuangan bisnisnya. Selain itu, di sana juga terdapat informasi-informasi yang cukup menarik tentang fakta-fakta unik mengenai sabun, merk sabun, dan cara pembuatan sabun dari cara yang paling tradisional ketika awal muncul sampai menggunakan teknologi yang sudah modern.

Museum ini tidak memiliki ruang yang cukup luas tetapi tetap bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pengunjung. Selain menjadi pengalaman pertama mengikuti kegiatan volunteer di Amerika, ini juga adalah museum pertama yang kami kunjungi di sini. Bedanya museum di Indonesia dan di Amerika adalah perilaku pengunjungnya. Kalau di Indonesia, hal pertama yang wajib dilakukan adalah ambil gambar, selfie, lalu update di media sosial (aku pun begitu di sini, hehehe). Sedangkan kalau di Amerika, kalian akan jarang sekali lihat bule yang buka cellphone ketika ada di museum. Kebanyakan mereka lebih senang untuk menikmati karya yang ada dan menghabiskan waktu untuk mempelajari sejarahnya. Semoga nular ya gais!

Jenis-jenis sabun yang dipajang di museum tersebut banyak dan beragam sekali. Mulai dari merk yang aku kenal, seperti Lux dan Dove, sampai yang aku tahu sama sekali. Bentuknya juga cukup beragam, ada yang normal, ada yang bentuk ikan, bunga, kertas, dan lain sebagainya.

30 menit sebelum kegiatan volunteer dimulai, kami semua dipersilakan memasuki area workshop untuk melakukan registrasi ulang di counter yang ada di bagian depan workshop. Setelah melakukan registrasi ulang, selanjutnya ada orientasi dan pengarahan singkat dari petugas di sana. Setelah itu, kami dipersilakan untuk menonton video singkat mengenai profil yayasan dan sebagainya. Terakhir, kami dipersilakan untuk memakai masker wajah dan sarung tangan karet yang telah disediakan serta kami bisa langsung mengambil posisi tugas sesuai dengan arahan yang telah diberikan.

Selama bertugas, kami diperbolehkan mengambil waktu istirahat jika ingin ke kamar kecil atau sekadar mengambil minum. Selama volunteer hour juga kami dipersilakan untuk mengobrol satu sama lain agar pekerjaan yang dilakukan terasa ringan dan menyenangkan.

Volunteer hour yang kami input saat pendaftaran adalah selama 4 jam. Artinya, kami harus bertugas dari pukul 10:00 pagi hingga 12:00 siang untuk sesi pertama selama dua jam dan dilanjutkan lagi pada pukul 13:00 siang hingga 15:00 sore setelah jam istirahat untuk sesi yang kedua. Sesi pertama bertugas, kami melakukan pekerjaan berupa penyortiran sabun, sampo, sampah plastik dan kertas. Setiap produk sabun nantinya akan dikumpulkan dan diolah kembali menjadi sabun batangan dalam bentuk yang berbeda. Untuk sampah plastik seperti botol sabun atau sampo bekas, dapat dikumpulkan untuk dilelehkan dan dicetak kembali menjadi wadah plastik serbaguna.

Selanjutnya, sesi kedua diisi dengan menyortir barang-barang bekas kebutuhan hotel, seperti seperangkat kebutuhan toiletris dan souvenir. Dalam satu tas souvenir berisikan sikat gigi, head cap mandi, cotton buds, pasta gigi, pulpen, pelembab bibir, krim, dan lain sebagainya. Tugas kami adalah menyortir dan mengelompokkan barang-barang tersebut sesuai dengan kelompoknya yang sejenis. Barang-barang tersebut nantinya bisa didistribusikan ke berbagai negara di dunia yang membutuhkan bantuan.
Setelah volunteer hour selesai dikerjakan, akhirnya kami berkumpul kembali untuk pengarahan akhir sebelum pulang. Tak lupa, kam pun memberikan surat tanda telah menjalankan tugas volunteer hari itu kepada petugas. Setelah itu, barulah kami pergi ke photo booth yang ada di area workshop untuk dokumentasi dan foto bersama.

Untuk perjalanan pulang, ada beberapa teman yang memilih naik lift (semacam grab car atau go-car-nya Amerika), tapi karena aku termasuk dalam anggota grup yang ngirit, jadi aku ikut rombongan yang naik transportasi publik alias bus LYNX tercinta.

Walaupun kegiatan ini cukup melelahkan dan perjalanannya memakan waktu yang cukup lama, kami tetap senang karena bisa mendapatkan pengalaman dan cerita yang baru di perjalanan hidup kami. Sore itu di perjalanan kami kehujanan, kondisi di sana hujan lebat dan banjir di mana-mana sehingga menyebabkan kondisi jalanan macet dan bus tertahan sekitar 45 menit (walaupun kalau menurutku itu cuman genangan air, level banjirnya beda wkwkwk).
Begitulah cerita singkat perjalanan saya dan teman-teman inter-negara di kegiatan volunteer Clean the World, Orlando, Florida. Semoga bisa memberikan manfaat dan pengetahuan buat teman-teman semuanya. Tetaplah sebarkan kebaikan dan jadi manusia yang selalu menginspirasi kepada sesama, ya!
Thank you for being patient reader.
Sampai ketemu di postingan berikutnya!





Leave a comment